akhirnya, setelah menunggu beberapa minggu, saya pindah juga menggunakan macbook, menggantikan acer aspire yang sudah lama menemani kehidupanku.
peralihan ini juga mengakibatkan perubahan environment workspace saya, dari yang dulu Gnome (Ubuntu Lucid Lynx) menuju ke Apple Mac OS 10.6.3 (yang sudah langsung saya update ke 10.6.4). tentunya perpindahan ini dengan pertimbangan bahwa saya akan sedikit meninggalkan desktop programming dan berkonsentrasi (hampir) penuh ke web programming. keputusan yang sulit.. (sok dramatis).
beberapa hingga saat tulisan ini saya post, saya masih rindu akan ubuntu tercinta, rindu kemudahannya, rindu hardware recognition nya yang super manis dan luar biasa mengagumkan. dan tentunya rindu dengan kemampuan nya dan beribu rahasia yang lain, yang belum saya buka di sistem operasi berbasis debian linux/GNU ini.
migrasi
migrasi telah saya lakukan sejak 1 minggu yang lalu, dan dari migrasi ini, saya tidak banyak melewatkan atau meninggalkan sistem aplikasi / software yang sebelumnya pernah saya gunakan di Ubuntu. seperti mozilla family (firefox and thunderbird) masih setia nongkrong di docking saya. kemudian vlc sebagai software multimedia andalan, dan beberapa software lain yang tak bisa saya sebutkan satu per satu (kayak pidato aja). awalnya, mengimpor mailbox adalah hal sulit pertama yang saya temui di mac, bukan karena saya bodoh, tapi karena saya belum tahu di mana path nya saja. rupanya mailbox mozilla thunderbird, terletak di Library, berbeda dengan Ubuntu yang terletak dalam home users foldernya.
wajah baru desktop
lain lubuk lain ikannya, begitulah dengan desktop saya. namun ikan yang nongol di wallpaper masih sama kok. hehehe
begitulah tampilan desktop mac saya. sebenarnya yang bagus, desktop atau wallpapernya ya ?




Posted on August 6, 2010
0